Ketua DPRD Kunjungi Keluarga Korban Penyerangan Mapolsek Daha Selatan

HSS – Peristiwa gugurnya aparat Mapolsek Daha Selatan dalam bertugas akibat penyerangan beberapa waktu yang lalu, mengundang keprihatinan dari Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan DR HC H Supian HK SH MH. Didampingi Ketua Komisi III H Syahrujani dan Anggota Komisi IV Troy Satria, Ketua DPRD mendatangi langsung rumah tempat duka di Kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan, Kamis (4/6).

Ditemui langsung oleh isteri Korban, Rokinah dan pihak keluarga lainnya, Politisi Partai Golkar ini menyampaikan bentuk keprihatan dan duka mendalam atas peristiwa yang terjadi, “Mendoakan korban yang meninggal diterima oleh Allah sebagai syahid, dikarenakan kita tahu almarhum meninggal dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan masyarakat,” ucapnya.

Diharapkannya kejadian yang cukup menggemparkan tersebut agar tidak terulang lagi dikemudian hari khususnya di Kalimantan Selatan, “keprihatinan bagi kita semua baik DPRD maupun Pemerintah Provinsi, Kita sangat prihatinlah mudah-mudahan kejadian ini berkahir sampai disini saja, tapi tidak lepas juga apresiasi kepada pihak kepolisian yang cepat tanggap bertindak, diharapkan juga apabila ada jaringannya agar dapat ditelusuri,” ungkapnya

Lebih lanjut H Supian HK juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat menyaring informasi khususnya media internet dari hal-hal yang negatif, “Untuk penggunaan internet juga dipantau agar tidak ada penyalahgunaan, Khususnya pada generasi muda agar tidak mudah terpengaruh hal-hal yang negatif,” katanya.

Pada kesempatan tersebut ikut pula bersama rombongan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yang bersama-sama Ketua DPRD menyampaikan bantuan dari Gubernur Kalimantan Selatan uang tunai bagi keluarga korban sebesar Rp 10 juta bagi keluarga yang meninggal dunia dan masing-masing Rp 2,5 juta kepada korban luka. Sedangkan Ketua DPRD menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 7,5 juta pada keluarga korban meninggal dan Rp 2 juta bagi korban yang luka. (dnr)