Bersama Bang Dhin, Pelajar SMK Perkuat Nilai Pancasila

Tanah Bumbu – Mengambil tempat di Auditorium SMK 1 Simpang Empat, Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin SE menggelar sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Selasa (26/10).

Menghadirkan Kepala Sekolah SMKN 1 Amran Ali dan SMKN 2 Ribut Giyono, puluhan pelajar diberikan pemahaman dan penguatan nilai nilai Pancasila.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kalsel yang akrab disapa Bang Dhin memberikan pemaparan sosialisasi. Kemudian dilanjutkan oleh Amran Ali, dan ditutup oleh Ribut Giyono.

Bang Dhin dalam kesempatan itu mensosialisasikan terkait pembinaan Ideologi Bangsa, Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Dikatakan Bang Dhin, Pancasila adalah Dasar dan Ideologi Negara. Jadi bagaimana kita harus bisa membuat Indonesia tetap kokoh dan kuat. Jangan terprovokasi oleh paham yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Harus terus membaca sejarah, agar mengetahui bagaimana bangsa ini bisa berdiri,” tegasnya.

Sementara Amran Ali menyebut, Wawasan adalah cara pandang dan Kebangsaan adalah sifat atau karakter.

“Ketika kita memandang Indonesia sebagai sebuah Negara, kita wajib untuk mempertahankan kedaulatan nya, karena Indonesia ibarat boneka molek yang banyak diminati dan diinginkan oleh bangsa lain,” sebutnya.

Sedangkan Ribut Giyono mengatakan, dengan adanya perubahan global, mau tidak mau kita harus diterima dengan kesiapan.

“Jika gagap teknologi maka susah mendapat informasi. Penerimaan informasi yang salah akan memecah belah persatuan dan kesatuan. Untuk itu kita harus paham berbagai alat komunikasi dan penggunaannya,” ucap Ribut.

Selain itu tambahnya, transportasi juga akan menjadi tantangan kedepan. Perubahan global menjadi ancaman penting jika kita tidak bisa menyikapi dan siap menghadapinya.

“Sukses tidak bisa diraih hanya dengan setumpuk ijazah, namun bagi mereka yang memiliki talenta, kreatifitas tinggi dan kegigihan lah itu bisa tercapai,” pungkasnya.

Selain puluhan pelajar dari SMKN 1 dan 2 Simpang Empat, sosialisasi Wawasan Kebangsaan tersebut juga diikuti pelajar dari SMK Kodeco dan Batulicin, serta guru pendamping.