Puluhan ASN Setwan Tandatangani Fakta Integritas dan Perjanjian Kinerja

Guna mendukung terwujudnya Zona Integritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran Pimpinan dan puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN)Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, , melakukan pendatanganan Fakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H. M. Rozaniansyah, diikuti oleh seluruh pegawai setwan termasuk karyawanan kontrak/honorer bertempat di halaman Kantor sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (20/1).

H. M. Rozaniansyah mengatakan, bahwa penandatanganan dokumen Fakta Integritas adalah sebagai bentuk dukungan kami dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), khususnya di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, dalam dokumen ini berisi janji pegawai patuh terhadap peraturan perundang-undangan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, serta siap menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku bila ternyata melanggar ketentuan tersebut,.

Sedangkan penandatanganan perjanjian kinerja merupakan tindaklanjut dari apa yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan dan arahan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk menunjang dan memenuhi kriteria dalam perjanjian kinerja dengan memperhatikan dokumen pelaksanaan anggaran, ujarnya.

Sekwan meminta, agar momen penandatanganan ini tak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat dipahami maknanya. Dirinya berharap, capaian kinerja yang sudah menjadi komitmen dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

Disinggung mengenai upaya pencapaian target kinerja di tahun 2020 ini, Nunung (panggilan akrabnya-red) mengatakan, bahwa capaian kinerja di Tahun 2019 yang sangat memuaskan adalah hasil kerja keras kawan-kawan di Sekretariat Dewan, dan ini sangat saya apresiasi sekali. Untuk tahun 2020 kita tidak bisa menunggu, terutama urusan Rumah Tangga, Tata Usaha dan Keuangan karena ada beberapa regulasi baru.

“Untuk itu, saya mohon agar segera melakukan adaptasi, serta bagaimana menyusun langkah-langkah dalam melakukan percepatan penyesuaian dengan regulasi yang baru tersebut, agar semua kegiatan dapat tercapai sesuai waktunya,” tandas Nunung. (mrh)