Perda No.4/2016 Berpotensi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Handi Bakti – Adalah kewajiban pemerintah untuk memberdayakan, meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta ketrampilan masyarakat, sehingga mereka bisa memanfaatkan potensi dan membangun desanya. Hal ini diungkapkan H. Hasanuddin Murad, SH saat melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, di RM. Pawon Tlogo Handil Bakti Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala, Minggu (5/9/2021).

Mantan Bupati Batola 2 periode menambahkan, keberadaan produk hukum daerah ini sejak tahun 2016, tentunya harus selalu di sosialisasikan kepada semua pihak, agar Perda ini nantinya dapat di ketahui dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan desa.

“Perda ini tentunya berpotensi memberdayakan masyarakat, sekaligus menggali potensi-potensi yang dimiliki suatu desa, yang tujuan akhirnya peningkatan kesejahteraan”, ucapnya.

Disamping itu, politisi kawakan Partai Golkar ini menekankan, bagian dari Perda ini adalah pembinaan, agar bisa menahan urbanisasi masyarakat desa ke kota.

H. Hasanuddin Murad berharap, agar Dinas PMD lebih intens lagi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan maupun program-programnya dalam upaya melakukan pemberdayaan, pembinaan dan peningkatan masyarakat dan desa.

Dengan pemberdayaan tersebut, kita harapkan masyarakat desa lebih betah di desanya, karena ada berbagai program dan kegiatan serta pembinaan, imbuhnya.

“Melalui kawan-kawan Pers, diharapkan masyarakat menyadari akan keberadaan Perda ini, agar bisa memanfaatkannya, karena Perda ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan desanya,” kata Hasanuddin Murad.

Kegiatan sosper tersebut menghadirkan narasumber Camat Alalak Muhammad Sya’rawi didampingi Sekretaris Camat Alalak Sudiarti, S.Sos.

Sya’rawi berharap agar Pemerintah Provinsi Kalsel kembali mengadakan pelatihan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), salah satunya kemarin yang mengikuti pelatihan di tingkat provinsi adalah BUMDes “Bersama Kita” Kecamatan Alalak.
Kemudian juga ada kegiatan Bursa Inovasi Desa, yang biasanya setiap tahun dilaksanakan, walaupun kemarin Kecamatan Alalak hanya sampai tingkat kabupaten.

Terkait kendala yang dihadapi, Camat Alalak ini mengakui memang ada, yakni pendanaan. Disamping perlunya intensitas peogram pelatihan keterampilan untuk masyarakat.

“Salah satu kendalanya pendanaan, selain itu perlu ditingkatkan intensitas pelatihan dengan beragam pelatihan demi tercapaiannya kesejahteraan masyarakat dan desa”, tandasnya. (Timhumasdprdkalsel)