Optimalkan Pengembangan Kebudayaan Asli Banua, Komisi IV Rapat Kerja dengan Disdikbud Kalsel

Banjarmasin, Dalam rangka Pembahasan Program Kerja TA. 2021 dan Persiapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah TA 2022 bersama mitra kerja Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (10/3).

Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi IV H.M. Lutfi Saifuddin, S.Sos untuk menindaklanjuti kunjungan kerja Komisi IV ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terkait Program Pengembangan Budaya Banjar di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kepala Dinas dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Muhammad Yusuf Effendi, M.AP memaparkan terkait isu-isu strategis terkait pelaksanaan pendidikan dan kebudayaan.

Dalam pelaksanaan khususnya pada sektor kebudayaan untuk pengembangan Anjungan Kalimantan Selatan di TMII agar bisa ditingkatkan karena akan membawa nama baik Kalimantan Selatan di kancah Nasional.

Berkenaan dengan masalah kebudayaan dan kesenian khususnya di Anjungan TMII, dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Selatan Drs. Ahmad Zakhrani, M.Si. Berdasarkan Permendagri No. 28 Tahun 2014 tentang Revitalisai Fungsi dan Peran Anjungan Daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Maksud dari terbitnya Permendagri tersebut adalah dalam rangka mendaerahkan dan merevitalisasi kegiatan-kegiatan dengan melibatkan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/Kota untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat promosi kegiatan baik kebudayaan maupun kesenian di masing-masing daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk bisa menampilkan kegiatan yang bersifat seni dan budaya di Anjungan TMII.     
 
Dengan dukungan atau bantuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan bersama-sama secara sinergi mungkin  hal-hal yang bisa ditampilkan atau dianggarkan sehingga Anjungan kita, Anjungan Kalimantan Selatan, Anjungan milik kita bersama, Anjungan Daerah Kalimantan Selatan bisa betul-betul meetalase kebudayaan dan kesenian daripada Provinsi Kalimantan Selatan yang bersama-sama kita harapkan bisa mewakili Kalimantan Selatan dalam skala kecil yang bisa dilihat di Anjungan TMII.

Lutfi berharap Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Selatan  khususnya Anjungan di TMII dengan Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terutama pada Rencana Kerja Tahun 2022 dapat mengoptimalkan Pengembangan Kebudayaan Asli Banua pada Anjungan Kalimantan Selatan TMII di Ibukota. Agar kebudayaan masyarakat Kalimantan Selatan setara dengan kebudayaan daerah-daerah lainnya.