Komisi IV Monitoring Implementasi Kurikulum Merdeka di Jenjang SMA

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) pada Februari 2022 yang lalu resmi meluncurkan “Kurikulum Merdeka,” yaitu kurikulum yang metode pembelajarannya mengacu pada orientasi bakat serta minat siswa.

Oleh karena itu Komisi IV DPRD Kalsel yang lingkup tugas pokok dan fungsi nya membidangi pendidikan melakukan kunjungan kerja di dua Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) yakni SMAN 1 Mandastana Kabupaten Barito Kuala dan SMAN 1 Kurau di Kabupaten Tanah Laut. Yang dilaksanakan Kamis (25/5) sampai dengan Sabtu (27/5).

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Asbullah AS, S.H. menjelaskan bahwa pihaknya bertandang ke dua sekolah tersebut untuk memonitoring penerapan Kurikulim Merdeka.

“Penerapan kurikulum merdeka ini bertujuan untuk satuan pendidikan dan guru agar bisa mengembangkan kompetensi dan menanamkan karakter bagi peserta didik secara berkelanjutan akan tetapi kurikulum merdeka ini hanya sebagai pilihan, tiap sekolah bisa mengambil atau menerapkan sesuai kondisi sekolah nya masing masing,” ujarnya.

Di SMAN 1 Mandastana, rombongan komisi IV disambut langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Drs. Slamet R menyampaikan, untuk penerapan kurikulum merdeka belajar ini di sekolahnya sudah berjalan dengan baik.

“Kami bersyukur para siswa sudah melakukan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam praktiknya, projek tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para siswa untuk proses penguatan karakter sekaligus sebagai bentuk belajar secara nyata dari lingkungan sosialnya, dan untuk penerapan kurikulum merdeka ini sebagian para guru juga sudah mengikuti diklat,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kurau M Hifni S.Pd, bahwa penerapan kurikulum merdeka di sekolahnya sudah ada di tahap level 2 yaitu merdeka belajar. Dalam kurikulum ini, siswa memiliki kebebasan untuk mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan yang dimiliki.

Disela – sela pertemuan, Komisi IV juga menyerap sejumlah aspirasi para guru, tentang sarana dan prasarana juga berkenaan dengan pengangkatan guru honorer.

Mereka berharap Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel dapat menampung masukan-masukan yang ada, agar sekolah yang dipimpin dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para siswa untuk keberlangsungan belajar-mengajar.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Asbullah AS, S.H. mengatakan akan segera menyampaikan kepada pimpinan komisi, dan akan menjadi bahan rujukan pembahasan di komisinya yang nanti akan disampaikan pada rapat dengan mitra kerja terutama dinas pendidikan, tutupnya.