Komisi IV Inginkan Santri Ponpes/Madrasah Dapatkan BOS

Surabaya-Kebijakan Penerintah Provinsi Jawa Timur dalam bidang pendidikan khususnya program Bantuan Operasional Sekolah Daerah Madrasah Diniyah (BOSDA MADIN) menarik perhatian Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan untuk dapat mengimplementasikannya di Kalimantan Selatan.

Bosda Madin merupakan bantuan kepada siswa/santri yang menimba ilmu pendidikan di pondok pesantren maupun sekolah-sekolah agama lainnya. Dimana anggaran bersumber dari sharing antara APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan HM Lutfi Saifuddin dalam kunjunngan kerja ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, selasa (11/8), menerangkan apa yang dilakukan Pemprov Jatim adalah seauatu hal baik yang perlu untuk dipelajari dan diperdalam serta nantinya agar dapat diimplementasikan di Kalimantan Selatan.

“sekiranya kita di kalimantan selatan yg mana masyarakat yg agamis, bisa juga kita bawa ke kalimantan selatan, sehingga madrasah dan pondok pesantren juga bisa menikmati APBD Ini merupakan upaya kita bersama, mudah-mudahan mendapat ridho dari Allah SWT, sehingga apa yang kita perjuangkan dapat tercapai”, jelasnya.

Ditambahkan politisi dari partai Gerindra ini, sebelumnya pihaknya telah membuat raperda tentang fasilitasi pendidikan penguatan karakter yang mana tahapnya sekarang masih dalam tahap registrasi di Kemendagri, sedangkan langkah terdekat yang akan diambil, pihaknya dalam KUA PPAS Tahun Anggaran 2021 akan memanggil Dinas Pendidikan dan Bappeda Prov Kalsel untuk membahas hal ini. (dnr)