KOMISI II DPRD dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, studi komparasi ke Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng.

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan berkoordinasi dan saling bertukar informasi, terkait penataan kelembagaan koperasi dan pengembangan usaha kecil mikro yang berjalan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, perkembangan Koperasi dan UKM di Provinsi Kalteng begitu pesat. Hal tersebut dapat terlihat angka pertumbuhan KUMKM di Kalimantan Tengah per tahunnya mencapai 9,79 persen.

Hal tersebut dimungkinkan karena upaya Pemerintah Provinsi Kalteng yang sangat fokus pada program prioritas pembangunan koperasi, usaha mikro kecil menengah (KUMKM) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah provinsi setempat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Hj Dewi Damayanti Said menganggap UMKM adalah pilar penting pada sektor ekonomi di daerah. Bahkan, KUMKM juga menjadi penyelamat ekonomi, khususnya saat negara tengah dilanda masa-masa krisis seperti yang terjadi sebelumnya.

Makanya, kata dia, pemerintah daerah berupaya keras agar kelangsungan UMKM tidak terganggu, terutama saat terjadinya pelemahan ekonomi di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini.

“Komisi II DPRD Provinsi Kalsel yang bidang tugasnya meliputi sektor ekonomi dan keuangan, dalam kesempatan pertemuan ini ingin mendengar secara langsung kiat-kiat dari jajaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng dalam melakukan penataan kelembagaan maupun kebijakan-kebijakan dari pemerintah daerah pengembangan koperasi dan UKM,” ujar Dewi di sela kegiatan studi komparasi ke Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng di Palangkaraya, Senin (5/4).

Hasil kunjungan ini, katanya, sebagai bahan masukan bagi Komisi II, dalam memberikan saran pendapat terhadap penyusunan kebijakan pemerintah Provinsi Kalsel ke depan.