DPRD Prov. Kalsel Lakukan RapatKerja Lanjutan Penanganan Covid-19

Banjarmasin, humas – DPRD Provinsi Kalimantam Selatan menggelar rapat kerja dalam rangka Pembahasan Perkembangan Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantam Selatan bersama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Selama rapat berlangsung peserta rapat tetap harus menjaga jarak (Physical Disntance) dan memakai masker untuk mencegah sekaligus menghindari penyebaran Covid-19 ujar Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan DR.(HC)H. Supian,HK,MH, saat membuka rapat, Senin (4/5).

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan sesuai dengan hasil Monitoring kami 55 anggota dewan apa yang sudah kami sampaikan telah dijawab oleh Gugus Tugas Provinsi Kalimantan Selatan.

“Harapan kami kedepannya, perlu ada evaluasi yang sangat mendalam terhadap masukan-masukan dari anggota dewan, agar menghindari miskomunikasi terhadap bantuan-bantuan yang sudah disalurkan oleh Gugus Tugas yang dibutuhkan kemasyarakat”, tegasnya.

Selanjutnya DR. (HC) H. Supian HK, SH, MH menggaris bawahi apa yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD bahwa Pencegahan, Pengendalian , dan Penanganan Covid-19 ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Daerah saja tetapi tanggung jawab kita bersama tidak terkecuali 55 anggota dewan sebagai wakil rakyat utusan daerahnya masing-masing.

“Dan pada hari ini, ketua harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan sangat mengapresiasi mengenai masukan atau laporan hasil monitoring komisi-komisi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan ke Kabupaten /Kota”, tegasnya lagi.

Ketua harian Gugus Tugas H. Abdul Haris Makkie dalam rapat kerja dengan pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengemukakan bahwa tentang data penerima bantuan yang terdampak Covid-19 datanya belum akurat.

“Oleh sebab itu, sampai ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan belum menyalurkan bantuan buat mereka yang terdampak Covid-19”, ujarnya.

“Angka-angka rencana bantuan Pemerintah Provinsi tersebut baru simulasi. Kalau data penerima sudah betul-betul valid, segera kami salurkan” tambahnya.

“Kita berharap, dengan perbaikan dan penyempurnaan kerja Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan Civid-19 beserta mereka yang berada di garda terdepan, virus yang membahayakan dan membuat kematian manusia itu segera berlalu di Kalimantan Selatan” tegasnya(sar).