Bibit Jagung Sakti 69 Untungkan Petani

Pelaihari – Ketua komisi II Imam Suprastowo bersama Anggota Komisi II Fahrani, S.Pd., M.Si beserta Ketua DPRD Tanah Laut Muslimin. SE dan Kepala dinas Pertanian Kalsel Syamsir Rahman menghadiri acara panen hasil demplot benih jagung JAB69-01 Sakti bertempat di lahan tanaman jagung kelompok tani Sinar harapan 1 Desa Gunung Raja, Tanah Laut. Kamis (9/12)

Bibit jagung unggul yang dikembangkan oleh anak banua, Sakti 69 ternyata mampu bersaing dengan bibit unggul lainnya, dengan produksinya mencapai 8 ton per hektare.

“Kita sudah membuktikannya pada hasil panen bibit jagung Sakti 69 dan Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan bagi petani, dengan perkiraan mencapai 8 ton per hektare” kata Fahrani

Fahrani juga mengungkapkan, telah mengembangkan bibit jagung untuk pakan ternak ini sejak tiga bulan sebelumnya, dengan melakukan demplot di beberapa titik di Kabupaten Tanah Laut.

Selain itu, penggunaan bibit jagung Sakti 69 juga lebih hemat, karena hanya memerlukan bibit sebanyak 18 kilogram per hektare, sementara bibit jenis lain sebanyak 20 kilogram lebih.

“Karena bibit jagung ini ukurannya lebih kecil, namun padat, sehingga bibit yang ditanam bisa berkembang dengan baik,” ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Namun, produksi jagung yang dihasilkan justru sangat bagus, dimana buahnya besar dan rata, sehingga menguntungkan petani jagung untuk keperluan pakan ternak.

Rencananya jagung Sakti 69 ini akan dikembangkan secara luas di Kabupaten Tanah Laut pada tahun depan, mengingat kelompok tani sangat berminat untuk menanam bibit jagung ini.