Jalan Bebas Hambatan Belum Masuk PSN

Jalan Bebas Hambatan Belum Masuk PSN

*Pemprov Kalsel Harus Yakinkan Kementerian PUPR

Banjaramsin

Proyek jalan bebas hambatan yang jadi program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagaimana janji gubernur untuk membuka akses perekonomian dan memperpendek jarak antara Banjarmasin-Banjarbaru-Tanah Bumbu dan Kotabaru, sepatutnya memang harus didukung semua pihak agar segera terealisasi.Namun yang jadi persoalan proyek jalan bebas hambatan dari Tamunih ke Kodeko 58 itu belum masuk Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga pemerintah provinsi harus bisa meyakinkan Kementerian PUPR bahwa proyek jalan bebas hambatan itu memang layak untuk di garap.

“Semua aparat pendukung gubernur harus menyiapkan segala sesuatu terutama terkait data dan segala macamnya yang perlu di back up ke Kementerian PUPR supaya bisa meyakinkan jalan itu memang layak untuk digarap,” ujar Riswandi di Banjarmasin, Jumat (23/2)

Menurutnya, program jalan bebas hambatan itu termasuk salah satu janji gubernur yang harus kita kawal dan kita dukung, tapi ada persoalan yang harus kita atasi bersama, yaitu bagaimana kita meyakinkan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR.

Kementerian PUPR lanjut dia, memang harus diyakinkan bahwa jalan bebas hambatan antara Banjarbaru ke Tanah Bumbu dan Kotabaru merupakan salah satu jalan strategis untuk Kalsel sebagaimana janji gubernur.

“Jadi pemerintah provinsi yang harus meyakinkan ke pusat, karena dewan beberapa kali mendorong itu,” kata dia.

Dorongan ke arah itu, kata politisi PKS ini lagi karena tim dari Kementerian PUPR sudah beberapa kali datang dan minta beberapa kajian yang harus dilengkapi, contohnya berapa jumlah kendaraan yang nantinya melintas. “ Data seperti itu perlu secepatnya diselesaikan,” tegasnya.

Disinggung pendanaan, menurut Riswandi memang ada yang dibiayai APBD atau pun APBN, misalnya untuk jalan penghubung bisa dibiaya APBD. Sedangkan untuk APBN tentunya kita harus berjuang agar proyek ini masuk PSN.

Kemudian, jika kita ingin proyek jalan ini masuk PSN tinggal bagaimana  cara meyakinkan pusat.

Tapi Riswandi mengingatkan, PSN itu sifatnya harus bisa meyakinkan pemerintah pusat bahwa jalan bebas hambatan ini strategis atau tidak, seperti halnya Bandara Syamsudin Noor awalnya tidak masuk PSN akhirnya bisa masuk setelah berhasil meyakinkan pusat. Tapi itu memerlukan data yang kuat dan proposal yang bagus dan rasional. (*)